Pendahuluan

In: Historical Events

Submitted By rifqi
Words 429
Pages 2
SISTEM INFORMASI KEUANGAN E-FINANCE BERBASISKAN JAVA ENTERPRISE EDITION MENGGUNAKAN METODE ITERATIVE DAN METODE INCREMENT DI PT MAJU JAYA TRAVEL BANDUNG

PROPOSAL TUGAS AKHIR

Oleh: RIFQI 116080063

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS REKAYASA INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM BANDUNG 2011

BAB I PENDAHULUAN

I.1

Latar Belakang PT. Maju Jaya Travel adalah salah satu dari sekian banyak perusahaan yang bergerak di

bidang transportasi. Perusahaan ini melayani perjalanan antar kota, antara lain Bandung, Purwokerto, Yogya, dan Semarang. Maju jaya beralamat di Batu Nunggal Indah raya (komplek ruko) no.235. Sistem yang diterapkan dalam melayani customernya yaitu dengan memakai sistem yang dinamakan door to door service. Maksud dari sistem itu adalah dengan menjemput penumpang dan mengantarkan penumpang sampai tempat tujuan Proses bisnis yang dilakukan PT. Maju Jaya Travel masih manual, belum menggunakan teknologi yang dapat memudahkan proses bisnisnya. Oleh karena itu dibutuhkan teknologi yang dapat memudahkan PT. Maju Jaya Travel melakukan proses bisnisnya. Proses bisnisnya yaitu transaksi, logistik, human resources, dan keuangan. Semakin berkembangya perusahaan, dibutuhkan sustu aplikasi untuk mempermudah dalam menjalankan proses bisnisnya. Dalam hal ini lebih memfokuskan pada keuangan Perusahaan. Sistem keuangan yang digunakan pada perusahaan masih manual, masih menggunakan microsoft excel. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu aplikasi sistem informasi keuangan yaitu e-Finance E-finance merupakan aplikasi yang diharapkan dapat membantu pengelolaan keuangan perusahaan. E-finance menyediakan informasi keuangan perusahaan seperti transaksi keuangan, pembukuan keuangan setiap tahun, dan laporan keuangan tiap bulan. Dengan e-finance ini, perusahaan akan lebih mudah untuk mengetahui transaksi yang telah dilakukan, pembuatan laporan keuangan setiap bulan dan…...

Similar Documents

Human Resources

...Metode kualitas pelayanan merupakan cara untuk mengetahui bagaimana tanggapan para konsumen tentang pelayanan yang diberikan, karena dengan metode tersebut dapat diketahui sampai sejauh mana para konsumen sudah merasa terpuaskan terhadap pelayanan yang telah diberikan dan mengetahui apakah pelayanan perusahaan tersebut telah memenuhi harapan konsumen. I.2 Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian adalah : 1. Untuk menentukan atribut kua litas pelayanan yang dipentingkan dalam memilih bengkel. 2. Untuk menguji perbedaan persepsi dan harapan pelanggan akan kualitas pelayanan PT. Istana Kebayoran Honda Fatmawati. I-3 ....... For further detail, please visit UG Library (http://library.gunadarma.ac.id) II. Chapter 2 I. Chapter 1 BAB I PENDAHULUAN I .1 Latar Belakang PT. Istana Kebayoran Honda Fatmawati merupakan salah satu pelaksana bagian pelayanan purna jual produk. Bagian pelayanan purna jual merupakan jaminan pelayanan kepada konsumen yang termasuk didalamnya mencakup perawatan, perbaikan mobil yang rusak, dan penyediaan suku cadang asli. Maksud dari adanya pelayanan purna jual supaya konsumen merasa puas terhadap produk mobil dan dapat memperkuat kredibilitas bengkel dari hasil kerja dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya sehingga konsumen merasa terpuaskan dan tetap setia sebagai pelanggan. Sejalan dengan persaingan yang semakin ketat, maka perlu dilakukan berbagai BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi dan Karakteristik Jasa Kotler (1992) menyatakan......

Words: 1892 - Pages: 8

Silabus

...dari Laporan Audit yang sebenarnya. Format Laporan: COVER (Merah – terusan) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR RUMUS ABSTRAK BAB I. PENDAHULUAN (menjelaskan apa, mengapa, dan bagaimana Opini Audit diambil dan tujuannya) BAB II. LANDASAN TEORI (inventarisir seluruh opini audit yang diketahui, khususnya dari berbagai buku acuan Audit dan SPAP dan menjelaskan arti masing-masing dari Opini Audit). BAB III. FORMAT OPINI AUDIT (menampilkan berbagai contoh format atau template dari berbagai macam Opini Auditor, khususnya dari SPAP). BAB IV. OPINI AUDIT RIIL (menampilkan berbagai contoh Opini Audit dari berbagai Laporan Audit yang diterbitkan) BAB V. PENUTUP (memberikan simpulan tentang penarikan dan tujuan Opini Audit dilakukan) DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN Kuis Besar (3 dan 4): Materialitas dan Risiko Audit 1. Mahasiswa melakukan wawancara pribadi dengan Auditor dari berbagai Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ada di Malang Raya tentang penentuan Risiko Audit dan Materialitas pada setiap penugasan audit. 2. Wawancara dibuktikan dengan foto bersama atau kartu nama dari Auditor dan KAP yang bersangkutan yang dilampirkan pada Laporan Wawancara. Format Laporan: COVER (Merah – terusan) DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR RUMUS ABSTRAK BAB I. PENDAHULUAN (menjelaskan mengapa materialitas dan risiko audit harus ditetapkan sebelum pelaksanaan audit dilakukan). BAB II. LANDASAR TEORI (menjelaskan......

Words: 1016 - Pages: 5

Chemistry

...permasalahan. Dalam penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat kami harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penulisan makalah ini kami menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Pusmasari., yang telah membimbing kami dalam penulisan makalah ini. Semoga karya ilmiah ini bermanfaat untuk kita semua. Amin. Bekasi, 24 Januari 2013 Penulis DAFTAR ISI Halaman Judul………….............................………………………......................……………....1 Kata Pengantar……………………………………………......……………................................2 Daftar Isi…………………………………………......……………………............................…...3 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah................……………………………...……......................4 1.2 Rumusan Masalah.......................................................................................................4 1.3 Metode Penelitian.........................................................................................................4 1.4 Sistematika Penulisan..................................................................................................4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Identifikasi Aam-Basa.................................................................................................5 2.2 Identifikasi Asam-Basa dengan menggunakan Kertas Lakmus.............................7 2.3 Kertas Lakmus dan Perubahan......

Words: 1326 - Pages: 6

Pengolahan Limbah

...proses pula. Limbah memerlukan penanganan awal. Kemudian pengolahan berikutnya. Pengolahan pendahuluan akan turut menentukan pengolahan kedua, ketiga dan seterusnya. Kekeliruan penetapan pengolahan pendahuluan akan turut mempengaruhi pengolahan berikutnya. Di dalam penetapan pilihan metode keadaan limbah sudah seharusnya diketahui sebelumnya.Parameter limbah yang mempunyai peluang untuk mencemarkan lingkungan harus ditetapkan. Misalnya terdapat senyawa fenol dalam air sebesar 2 mg/liter, phosphat 30 mg/liter dan seterusnya. Dengan mengetahui jenis-jenis parameter di dalam limbah maka dapat ditetapkan metode pengolahan dan pilihan jenis peralatan. Sekali sudah ditetapkan inetode dan jenis peralatan maka langkah berikutnya adalah sampai tingkat mana diinginkan menghilangkan/ penguranga senyawa pencemarnya. Berapa persenkah kita inginkan pengurangan dan sampai di mana efisiensi peralatan harus dicapai pada tingkat maksimum. Penetapan efisiensi peralatan, dan standar buangan yang diinginkan akan mempengaruhi ketelitian alat, volume air limbah, sistem pemipaan, pemasangan pipa, pilihan bahan kimia dan lain-lain.Dalam mendesain peralatan, variabel tadi harus dapat dihitung secara tepat. Belum ada suatu jaminan hahwa satu unit peralatan dapat mengendalikan limbah sesuai dengan yang dikehendaki. Sebab di dalam satu unit peralatan terdiri dari berbagai macam kegiatan mulai dari kegiatan pendahuluan sampai kegiatan akhir. Walaupun terdiri dari berbagai kegiatan namun tidak semua......

Words: 754 - Pages: 4

Penulisan Tesis

...KUANTITATIF SUSUNAN METODE ILMIAH 1. PENDAHULUAN Latar belakang, Masalah penelitian, Keterbatasan, Definisi istilah. 2. LANDASAN TEORI Tinjauan pustaka, Tinjauan studi, Kerangka konsep, Hipotesis 3. METODOLOGI Metode penelitian, Sampling, Metode pengumpulan data, Instrumen, Teknik analisis data 4. ANALISIS DAN INTERPRETASI 5. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan, Saran Kesimpulan dan Saran dari penelitia Identifikasi Masalah Perumusan hipotesis Prosedur pengujian hipotesis SUSUNAN PENULISAN LAPORAN PENELITIAN KUALITATIF SUSUNAN METODE ILMIAH 1. PENDAHULUAN Identifikasi Masalah dan perumusan Latar belakang, Masalah penelitian, Hipotesis, Keterbatasan, hipotesis Definisi istilah, Kerangka penelitian 2. OBJEK PENELITIAN 3. PROSEDUR Jenis penelitian, peran peneliti, Metode pengumpulan data, Prosedur analisis data, Metode verifikasi data 4. HASIL PENELITIAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEORI DAN LITERATUR 5. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan, Saran Kesimpulan dan Saran dari penelitia Prosedur pengujian hipotesis IDENTIFIKASI MASALAH Memahami Merumuskan sumber masalah masalah penelitian PERUMUSAN HIPOTESIS Membuat kerangka konsep PENGUJIAN HIPOTESIS BUAT KESIMPULAN Mengumpulk Merumuskan Mendisain Membuat an data dan hipotesis penelitian kesimpulan analisis PENELITIAN KUANTITATIF BAB 1 PENDAHULUAN BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 4 BAB 5 BAB 3 ANALISIS DAN KESIMPULAN METODOLOGI INTERPRETASI DAN SARAN PENELITIAN KUALITATIF BAB 1 PENDAHULUAN BAB 2: OBJEK PENELITIAN BAB 3:......

Words: 367 - Pages: 2

Rubrik

...menulis. | Lemah - Tiada sebarang pengenalan dan tidak membincangkan tentang tentang konsep kaedah pengajaran tatabahasa dalam kemahiran menulis. | NA | 1 | Isi Kandungan | Melebihi Piawai - Membincangkan secara terperinci tentang konsep dalam penulisan iaitu pendahuluan, isi, dan penutup. | Menepati Piawai - Membincangkan tentang konsep dalam penulisan iaitu pendahuluan, isi, dan penutup. | Menepati Sebahagian Piawai - Tiada perbincangan secara terperinci tentang tentang konsep dalam penulisan iaitu pendahuluan, isi, dan penutup. | Lemah - Tiada perbincangan tentang tentang konsep dalam penulisan iaitu pendahuluan, isi, dan penutup. | NA | 3 | Maklumat Sokongan (Sorotan Kajian) | Melebihi Piawai - Penjelasan perinci tentang proses menulis dan kaedah penulisan pendahuluan, isi, dan penutup. Disertakan sekurang-kurangnya dua contoh yang bersesuaian bagi setiap huraian yang diberikan. (3 huraian penting) | Menepati Piawai - Penjelasan perinci tentang proses menulis dan kaedah penulisan pendahuluan, isi, dan penutup. Disertakan sekurang-kurangnya satu yang bersesuaian bagi setiap huraian yang diberikan. (2 huraian penting) | Menepati Sebahagian Piawai - Penjelasan perinci tentang proses menulis dan kaedah penulisan pendahuluan, isi, dan penutup. Tiada contoh disertakan. (1 huraian penting) | Lemah - Tiada penjelasan perinci tentang proses dan kaedah menulis. | NA | 2 | Kesimpulan | Melebihi Piawai - Kesimpulan yang kukuh dan menjawab persoalan tugasan. | Menepati Piawai -......

Words: 377 - Pages: 2

Carbon Emissions and Integrated Csae Study

... PENDAHULUAN 1. 1Pekeliling Perbendaharaan (1PP) merupakan peraturan kewangan dan perakaunan dalam pengurusan kewangan Kerajaan yang dikeluarkan oleh Perbendaharaan di bawah Seksyen 4 Akta Tatacara Kewangan 1957 [Akta 61]. 1PP bertujuan untuk memberi garis panduan dan maklumat, serta untuk mendapat maklumat kewangan. 1PP boleh meliputi perkara-perkara di luar skop Arahan Perbendaharaan, seperti waktu jadual belanjawan. 1PP ini diterbitkan bagi memurnikan dan menggantikan semua Pekeliling Perbendaharaan, Surat Pekeliling Perbendaharaan, Pekeliling Kontrak Perbendaharaan dan Surat Arahan Perbendaharaan yang dikeluarkan sebelum ini. Pendahuluan ini bukan merupakan sebahagian daripada 1PP. Pendahuluan ini menekankan ciri-ciri penting dalam 1PP sebagai panduan kepada semua pegawai awam amnya dan pegawai perakaunan khususnya. Seksyen 4 Akta Tatacara Kewangan 1957 [Akta 61] memperuntukkan bahawa tiap-tiap pegawai perakaunan adalah tertakluk kepada Akta itu dan hendaklah menjalankan apa-apa kewajipan yang ditetapkan oleh arahan-arahan yang dikeluarkan oleh Perbendaharaan mengenai perkara tatacara kewangan dan perakaunan yang tidak bertentangan dengannya:  Dengan syarat bahawa seorang pegawai perakaunan Negeri adalah di samping itu tertakluk kepada apa-apa arahan Pihak Berkuasa Kewangan Negeri yang tidak bertentangan dengan yang tersebut di atas. 2. 3. 4. 5. 1PP merupakan versi rasmi yang tunggal dan boleh dicapai, dimuat turun serta dicetak secara atas talian......

Words: 330 - Pages: 2

Engineering Drawing

...CATIA V5 Workshop DAFTAR ISI A. Desain Part  Latihan 1: Desain Crank  Latihan 2: Desain Piston A. Assembly  Latihan 3: Assembly 10.2013 2  Part Design Interface Insert menu Sketch-based Operations 10.2013 3 Part Design Interface Insert Menu Constraints Dress-up Transformations 10.2013 4 Desain Part Latihan 1: Crank 10.2013  Pendahuluan  Pada bagian ini anda akan mendesain sebuah part seperti pada gambar dibawah ini, dimulai dari awal. 1 2 3 10.2013 6  Pendahuluan  Anda memulainya dengan membuka sebuah file baru. 1 2 3  (1) Pilihlah pada menu File, ”New ” .  (2) Dari dialog box, pilihlah “Part” .  (3) Klik OK 10.2013 7  Sketch  Anda harus memilih bidang (Plane) dimana anda akan menggambar sket. 1 2  (1) Pilih bidang YZ .  (2) Klik ikon Sketcher.  Bidang YZ muncul sebagai bidang layar monitor. 10.2013 8  Sketch  Buatlah sket untuk profile crankshaft sbb: . 10.2013 9  Sketch  Buatlah sket untuk profile crankshaft sbb: (1) Klik ikon Circle. (2) Buat lingkaran dengan centre di titik origin (3) Dobel klik lingkaran tsb, dialog box akan muncul, tulis radius 35 mm. Klik OK 3 . 10.2013 10  Sketch (4) Buat lingkaran kedua dengan radius 90mm 10.2013 11  Sketch (5) Klik Ikon Constraint, pilih kedua titik centre. (6) Dialog box akan muncul, ganti value menjadi 35 mm 10.2013 12  Sketch (7) Klik Ikon Line. (8) Buat garis bersudut 45o dengan menggunakan constraint antara garis tsb dengan garis......

Words: 1873 - Pages: 8

Problematika Kehidupan Pertanian Di Desa Sumberarum Kidul Klepu

...Halaman HALAMAN JUDUL.................................................................................. i HALAMAN PENGESAHAN................................................................... ii HALAMAN PERSEMBAHAN................................................................ iii HALAMAN MOTTO................................................................................ iv KATA PENGANTAR................................................................................ v DAFTAR ISI.............................................................................................. vi ABSTRAKSI............................................................................................. vii BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah................................................ 1 B. Ruang Lingkup Permasalahan....................................... 1. Pembatasan Masalah............................................... 2. Perumusan Masalah................................................ C. Tujuan Penelitian.......................................................... 1. Tujuan Umum......................................................... 2. Tujuan Khusus........................................................ D. Metodologi Penelitian................................................... E. Sistematika Penelitian................................................... BAB II KEHIDUPAN......

Words: 994 - Pages: 4

Pedoman Format Penulisan Tesis Magister

...PEDOMAN FORMAT PENULISAN TESIS MAGISTER INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Sekolah Pascasarjana 2008 Buku Pedoman Tesis ini dapat diakses melalui situs Sekolah Pascasarjana (SPS) ITB: http://www.sps.itb.ac.id DAFTAR ISI DAFTAR ISI i DAFTAR LAMPIRAN iii Bab I Pendahuluan 1 I.1 Tujuan 1 I.2 Kertas 1 I.3 Pencetakan dan Penjilidan 1 I.4 Perbaikan Kesalahan 2 I.5 Kaidah Penulisan 2 I.6 Pemakaian Bahasa Indonesia Baku 3 Bab II Bagian-Bagian Tesis 4 II.1 Pendahuluan 4 II.2 Abstrak 4 II.3 Abstract 4 II.4 Bagian Persiapan Tesis 5 II.5 Tubuh Utama Tesis 5 II.6 Daftar Pustaka 5 II.7 Lampiran 5 II.8 Penomoran halaman 6 Bab III Bagian Persiapan Tesis 7 III.1 Sampul 7 III.2 Halaman Pengesahan 7 III.3 Halaman Pedoman Penggunaan Tesis 8 III.4 Halaman Peruntukan 8 III.5 Halaman Kata Pengantar 8 III.6 Halaman Daftar Isi 9 III.7 Halaman Daftar Lampiran 10 III.8 Halaman Daftar Gambar dan Ilustrasi 10 III.9 Halaman Daftar Tabel 11 III.10 Halaman Daftar Singkatan dan Lambang 11 Bab IV Tubuh Utama Tesis 13 IV.1 Bagian Tubuh Utama 13 IV.2 Bab Pendahuluan 13 IV.3 Bab Tinjauan Pustaka 13 IV.4 Bab-bab dalam Tubuh Utama Tesis 14 IV.5 Bab Kesimpulan 14 Bab V Daftar Pustaka 15 Bab VI Cara Membuat Gambar Dan Tabel 18 VI.1 Gambar 18 VI.2 Gambar yang Tidak Dapat Diterima 18 VI.3 Cara Meletakkan Gambar 18 VI.4 Penomoran Gambar dan Pemberian Judul Gambar 19 VI.5 Potret 19 VI.6 Sumber......

Words: 7328 - Pages: 30

Manajemen

...Merancang Jaringan Supply Chain Dosen : Moch Mizanul Achlaq Pendahuluan Perancangan jaringan supply chain juga merupakan satu kegiatan penting yang harus dilakukan pada supply chain management. Implementasi strategi supply chain hanya bisa berlangsung secara efektif apabila supply chain memiliki jaringan dengan konfigurasi yang sesuai. Artinya, struktur atau konfigurasi jaringan bisa menentukan apakah suatu supply chain akan bisa menjadi responsif atau efisien. Sebagai contoh kalau Supply chain ingin responsif maka konfigurasi jaringannya harus ditunjang oleh fasilitas produksi dan gudang yang lebih banyak dan tersebar di berbagai lokasi pemasaran. Sebaliknya, suatu supply chain akan efisien apabila jaringan yang ada relatif tersentralisasi dengan fasilitas yang lebih sedikit. Pendahuluan Pada dasarnya jaringan supply chain merupakan hasil dari beberapa keputusan strategis berikut. Pertama adalah keputusan tentang lokasi fasilitas produksi dan gudang dan keputusan tentang pembelian. Kedua adalah keputusan outsourcing, yakni akan mengerjakan sendiri suatu kegiatan tertentu atau mensubkontrakkan ke pihak lain. Ketiga adalah keputusan tentang aliran produk atau barang pada fasilitas-fasilitas fisik tersebut. Masing-masing keputusan tersebut tentunya didasari oleh banyak pertimbangan seperti kondisi ekonomi, sosial, keamanan, politik, budaya, dan lingkungan. Pendahuluan Jadi, pertimbangan fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi......

Words: 1768 - Pages: 8

Pedoman Pkm 2015 in Indonesia

................................................ DAFTAR GAMBAR .................................................................................... I. PENDAHULUAN......................................................................... 1.1 Penjelasan Umum.............................................................. 1.2 Karakteristik Umum Bidang PKM......................................... 1.3 Alur Kegiatan PKM …………………………………………………………. 1.4 Tahapan Kegiatan PKM...................................................... II. PKM-PENELITIAN (PKM-P)....................................................... 2.1 Pendahuluan..................................................................... 2.2 Tujuan.............................................................................. 2.3 Luaran ............................................................................. 2.4 Kriteria dan Pengusulan...................................................... 2.5 Sistematika Pengusulan Kegiatan........................................ 2.6 Dana Kegiatan................................................................... 2.7 Seleksi dan Evaluasi Proposal............................................. 2.8 Pelaksanaan dan Pelaporan................................................ III. PKM-KEWIRAUSAHAAN (PKM-K)............................................. 3.1 Pendahuluan..................................................................... 3.2 Tujuan........................................................................

Words: 31090 - Pages: 125

Doc, Pdf

...MODUL PANDUAN ASSESSMENT III STUDI LAPANGAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PROGRAM STUDI ILMU MANAJEMEN 2015 DAFTAR ISI DAFTAR ISI ................................................................................................................................................ 2 PENDAHULUAN ......................................................................................................................................... 3 TUJUAN DAN MANFAAT STUDI LAPANGAN .............................................................................................. 4 KATEGORI OBJEK STUDI LAPANGAN ......................................................................................................... 5 MATERI STUDI LAPANGAN ........................................................................................................................ 6 OUTLINE LAPORAN STUDI LAPANGAN ...................................................................................................... 5 ~2~ PENDAHULUAN Proses pembelajaran adalah proses yang di dalamnya terdapat kegiatan interaksi antara guru-siswa dan komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan belajar (Rustaman, 2001:461). Dalam proses pembelajaran, guru dan siswa merupakan dua komponen yang tidak bisa dipisahkan. Antara dua komponen tersebut harus terjalin interaksi yang saling menunjang agar hasil belajar siswa dapat tercapai secara optimal. Menurut pendapat Bafadal (2005:11), pembelajaran dapat......

Words: 1008 - Pages: 5

Test

...Analisis lampiran 1 1. Sistematika Penelitian Kuantitatif Secara garis besar sistematika skripsi terdiri sebagai berikut, yaitu : * BAB I PENDAHULUAN Berisi tentang masalah yang akan diteliti di dalam penelitian tersebut. * BAB II KAJIAN PUSTAKA Berisi penjelasan tentang variabel yang akan digunakan dan penelitian sebelumnya pada variabel tersebut * BAB III METODOLOGI PENELITIAN Berisi penjelasan pelaksanaan penelitian pada variabel tersebut * BAB IV HASIL PENELITIAN Berisi tentang hasil – hasil penelitian berupa deskripsi data dan penyesuaian hipotesis * BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Berisi kesimpulan yang merupakan jawaban dari perumusan masalah berdasarkan data empiris * DAFTAR PUSTAKA Berisi beberapa buku yang digunakan sebagai referensi penelitian * DAFTAR LAMPIRAN Berisi data – data yang dibutuhkan atau dihasilkan di dalam penelitian. * DAFTAR RIWAYAT HIDUP . Berisi biodata peneliti. a. BAB I PENDAHULUAN Bab I Pendahuluan berisi mengenai masalah yang akan di teliti di dalam skripsi tersebut yang dibagi lagi menjadi sub Bab sebagai berikut : * Latar Belakang Masalah Di dalam sub BAB ini dijelaskan alasan mengapa penelitian tersebut harus dilakukan dan juga menjelaskan kesenjangan antara fakta yang ada dengan harapan yang diinginkan * Identifikasi Masalah Di dalam sub BAB ini peneliti menguraikan masalah - masalah yang mungkin akan terjadi akibat dari kesenjangan antara fakta dengan harapan yang sudah di......

Words: 268 - Pages: 2

Head of Association

...LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN BIDANG HUMAS TEXTILE FOOTBALL CLUB SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL BANDUNG 2014-2015 I. Pendahuluan Alhamdulillah Puji dan syukur mari kita panjatkan kepada Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunia-NYA kami bisa menjalankan amanah sebagai Dewan Pengurus Textile Football Club periode 2014-2015. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah, teladan terbaik sepanjang zaman. Dalam kesempatan ini kami pengurus Textile Football Club periode 2014-2015 bidang humas akan akan menyampaikan pertanggung jawaban selama satu periode ini. Hubungan masyarakat atau yang biasa kita sebut humas adalah sebuah seni berkomunikasi dengan publik untuk membangun saling pengertian, menghindari kesalahpahaman dan menyampaikan informasi kepada semua anggota organisasi. Tugas pokok dan fungsi bidang humas ini antara lain : 1. Memberikan informasi tentang perkembangan organisasi yang cukup terhadap semua perangkat organisasi. 2. Team pembuka dalam mengadakan hubungan kerjasama dengan pihak lain. 3. Mengumpulkan informasi untuk kepentingan organisasi. 4. Menjalankan media sebagai bentuk pelayanan informasi interaktif dengan pihak lain. Bidang humas sendiri memiliki visi yang harus dicapai selama satu periode ini, visinya adalah lebih mendekatkan lagi anggota aktif yang masih di kampus baik dengan sesama anggota aktif yang masih di kampus maupun dengan anggota yang sudah tidak aktif di kampus (alumni). ...

Words: 1571 - Pages: 7