Implementasi Pelatihan

In: Business and Management

Submitted By dyaskur
Words 5168
Pages 21
IMPLEMENTASI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN
STUDI KASUS PADA PT “WHY”
Suster valentina Sri Mulyani CB
Dosen Aksek/LPK Tarakanita, E-mail: valent_cb@yahoo.com

Abstract
As part of a company, Human Resources becomes an important asset. Training and development fo Human Resources is a function that has character to develop and strengthening the employee’s interest through short or long term. How the company strive to develop its Human
Resources during the time is becoming problems which try to be discussed in this article. By Taking the case study at one of monetary service firm, the problems mentioned above, are explained by using narrative descriptive, compered between theory and the reality that is exist without searching the relation couse and effect.
]
Key words : training, development, human resources, competencies

Pendahuluan
Manusia merupakan ciptaan Tuhan yang diberikan akal pikiran serta rasa yang akan terus berkembang sepanjang hidup. Dengan akal pikiran tersebut manusia memiliki rasa keingintahuan yang besar tentang diri dan lingkungannya.
Sehingga dapat dikatakan proses hidup manusia adalah proses pembelajaran menuju kemaksimalan kemampuannya memandang diri dan lingkungannya.
Proses

pembelajaran tersebut sangat mempengaruhi kemajuan peradaban

manusia sejak jaman es hingga jaman teknologi canggih saat ini. Mengapa?
Karena manusia adalah subjek sekaligus objek peradaban tersebut; karena peradaban itu adalah kreasi manusia dari hasil pembelajarannya sehingga manusia merupakan aset peradaban.
Salah satu contoh nyata dari perubahan peradaban yang merupakan hasil karya manusia adalah revolusi industri. Seperti kita ketahui bahwa

proses

industri sangat dipengaruhi oleh faktor money, material, method dan men, yang sering disebut sebagai faktor produksi. Sebelum revolusi, perdagangan barang dilakukan hanya berdasarkan…...

Similar Documents

Kegagalan Proyek

...FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEGAGALAN SEBUAH PROYEK PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK: STUDI KASUS IMPLEMENTASI ERP PADA FOXMEYER Latar belakang Kasus proyek implementasi aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) di perusahaan farmasi FoxMeyer pada tahun 1996 termasuk 1 dari 10 besar kegagalan proyek teknologi i nformasi seluruh dunia periode 1990-2005[1]. FoxMeyer merupakan perusahan ke-5 terbesar farmasi di Amerika Serikat pada tahun 1995 dengan penjualan tahunan mencapai 5 triliun US$ dan pengiriman barang mencapai 500.000 jenis produk/hari. Pada prinsipnya, bisnis perusahaan bergerak di bidang healthcare services, termasuk: 1. Mendistribusikan produk farmasi, perawatan kesehatan dan kecantikan ke toko, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya. Dengan kata lain, customer dari FoxMeyer adalah retailer. 2. Menyediakan servis kesehatan ke fasilitas kesehatan maupun farmasi. 3. Franchaising toko [2] . Seiring dengan berjalannya waktu, FoxMeyer merasa perlu meningkatkan kinerja bisnisnya yaitu dengan cara menerapkan sistem ERP. Hal ini dilatarbelakangi ekspektasi FoxMeyer bahwa dengan adanya ERP, perusahaan FoxMeyer akan mampu mengelola informasi secara cepat dan tepat, termasuk dalam hal mengintegrasikan persediaan produk serta merespon permintaan customer dengan lebih cepat. Penjelasan Masalah Untuk melaksanakan strateginya, pada September 1993 FoxMeyer melakukan kontrak dengan SAP dan Arthur Andersen Consulting untuk mengimplementasikan SAP (R/3).......

Words: 1416 - Pages: 6

Institut Akuntan Publik Indonesia

...Publik dalam melaksanakan penugasan audit. Kepatuhan terhadap PSA yang diterbitkan oleh IAPI ini bersifat wajib bagi seluruh anggota IAPI. Termasuk di dalam PSA adalah Interpretasi Pernyataan Standar Auditng (IPSA), yang merupakan interpretasi resmi yang dikeluarkan oleh IAPI terhadap ketentuan-ketentuan yang diterbitkan oleh IAPI dalam PSA. Dengan demikian, IPSA memberikan jawaban atas pernyataan atau keraguan dalam penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam PSA sehingga merupakan perlausan lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSA. Tafsiran resmi ini bersifat mengikat bagi seluruh anggota IAPI, sehingga pelaksanaannya bersifat wajib. Standar umum 1. Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor. 2. Dalam semua hal yang berhubungan dengan perikatan, independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor. 3. Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama. Standar pekerjaan lapangan 1. Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya. 2. Pemahaman memadai atas pengendalian intern harus diperoleh unutk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan. 3. Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai......

Words: 2987 - Pages: 12

Analisis Jabatan Guru

...Untuk menjadi guru diperlukan syarat-syarat khusus, apalagi sebagai guru yang profesional yang harus menguasai betul seluk-beluk pendidikan dan pengajaran dengan berbagai ilmu pengetahuan lainnya yang perlu dibina dan dikembangkan melalui pendidikan tertentu atau pendidikan prajabatan. Sertifikasi merupakan salah satu bukti bahwa profesi guru telah diakui, artinya guru merupakan jabatan yang hanya bisa dilaksanakan seseorang yang memiliki kemampuan di bidang pendidikan dan tidak sembarang orang dapat menjadi guru atau dapat disebut sebagai profesi. Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan,kejuruan, vokasi) tertentu. Dengan kata lain, profesi adalah bidang pekerjaan yang memerlukan pendidikan dan pelatihan, yang dilakukan oleh orang terdidik dan terlatih. Dengan diakuinya profesi guru tersebut tunjangan guru juga meningkat sehingga tingkat kesejahteraan guru juga meningkat. Dengan peningkatan kesejahteraan guru tersebut menjadi faktor pendorong banyaknya orang yang berminat untuk menjadi seorang guru. Sehingga sekrang ini banyak kita lihat bukan hanya mahasiswa yang berlatar belakang pendidikan keguruan yang mengajar di sekolah-sekolah, namun orang yang berlatar belakang pendidikan umum juga sudah beralih minat menjadi seorang guru. Banyaknya guru-guru yang berkualifikasi pendidikan non keguruan ini membuat persaingan menjadi seorang guru semakin ketat, namun yang menjadi permasalahan apakah mereka mampu melaksanakan proses......

Words: 3353 - Pages: 14

Implementasi Etika Bisnis Dan Tanggung Jawab Sosial Pt Pertamina

...PAPER INTRODUCTIONS TO BISNIS “Implementasi Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial PT PERTAMINA” 1261026 EGI DUANITA MEIKASAPTA PT. PERTAMINA (persero) adalah perusahaan milik negara yang bergerak di bidang usaha minyak, gas bumi dan kegiatan-kegiatan lainnya yang terkait baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Tujuan dari PT. PERTAMINA itu sendiri adalah memberikan yang terbaik serta kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa dan negara dalam hal pemanfaatan potensi yang dimiliki bangsa Indonesia. PT. PERTAMINA juga berkomitmen untuk berupaya untuk melalukan perbaikan dan inovasi baru sesuai tuntutan kondisi global. PT. PERTAMINA (Persero) berkomitmen untuk melaksanakan Tata Kelola perusahaan yang baik sebagai bagian dari usaha untuk pencapaian Visi dan Misi perusahaan. Etika Kerja dan Bisnis (EKB) merupakan salah satu wujud komitmen tersebut. EKB mencakup seperangkat aturan perilaku yang dimiliki oleh pekerja PT PERTAMINA, baik dalam hubungan internal/antara sesama pekerja PT PERTAMINA maupun dengan pihak eksternal. EKB merupakan referensi bagi pekerja yang mengalami keragu-raguan dalam menjalankan kegiatan bisnis pada situasi-situasi tertentu. EKB Perusahaan terbagi atas tujuh poin utama, yaitu: 1. Kesetaraan & Profesionalisme: Proses menuju World Class, PT PERTAMINA dibangun melalui pengembangan pekerja yang profesional berlandaskan tata nilai, berintegritas, berwawasan luas dan saling menghargai serta didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif.......

Words: 974 - Pages: 4

Best Practices Pada Implementasi Data Center

...automation (SFA) • Order processing • E-commerce BAB III PEMBAHASAN 1. Overview Data Center Data center menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan keberlangsungan proses bisnis perusahaan. Data center dapat diperoleh dengan beberapa cara, yaitu membeli data center yang sudah jadi, menggunakan layanan jasa pihak penyedia fasilitas data center (sewa) dan membangun data center sendiri. Perolehan data center sendiri berhubungan dengan banyak provider. Dalam data center, provider disini dapat berupa penyedia jasa data center secara keseluruhan atau hanya penyedia komponen – komponen tertentu seperti jaringan dan aplikasi keamanan. Beberapa perusahaan IT yang menyediakan jasa implementasi data center diantaranya, Cisco, Microsoft, Equinix, Vmware dan masih banyak lagi. Perusahaan dapat mempertimbangkan untuk membeli data center yang sudah ada, tetapi perusahaan disarankan untuk membangun data centernya sendiri untuk mendapatkan kesesuaian dan outcome yang maksimal dengan proses bisnis perusahaannya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan data center diantaranya adalah: • Rack Layout Penyusunan layout rak server merupakan hal kecil yang biasanya luput dari perhatian, padahal penentuan layout rak server memiliki dampak yang besar pada kinerja server didalam data center. Penyusunan rak server mempengaruhi sirkulasi udara dan meminimalisir risiko server mengalami overheating. Melakukan......

Words: 5693 - Pages: 23

Pemberian Pelatihan Karakter Kewirausahaan

...kepada Pemilik Usaha Menengah ke Bawah Pemberian pelatihan pendidikan karakter kewirausahawan atau softkill kepada pemilik usaha menengah ke bawah sangat penting dilakukan dalam menumbuhkan karakter wirausahawan yang sejati. Menumbuhkan karakter wirausahan tidak hanya dengan mengadakan sosialisasi atau pemberian materi, namun juga diperlukan praktik lapangan. Namun, dalam pelaksanaan atau harapan kedepanmengenai perkembangan usaha para wirausahawan terkadang tidak sesuai dengan yang telah direncanakan oleh pemberi pelatihan. Banyak hambatan yang dapat menghalangi kelancaran dan keberhasilan jalannya pelatihan, yaitu mengenai mekanisme pelaksanaan pelatihan dan pola pikir para pengusaha. Permasalahan yang dihadapi dalam mekanisme pemberian pelatihan pendidikan karakter adalah mengenai waktu dan kualitas pelatihan pendidikan karakter yang diberikan kepada para pengusaha. Pengusaha adalah pemilik usaha dan ada pula pengusaha sebagai pemilik sekaligus sebagai manager dalam menjalankan keseluruhan usahanya, sehingga sangat kesulitan dalam meluangkan waktu para pengusaha untuk menghadiri suatu acara atau mengikuti pelatihan pendidikan karakter. Selain itu, kualitas pelatihan yang diberikan juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pelatihan. Kualitas pelatihan yang dikonsep secara optimal tentunya akan menarik perhatian pengusaha, begitu juga sebaliknya. Kualitas pendidikan yang tidak terkonsep akan membuat para peserta pelatihan enggan untuk memperhatikan apalagi untuk......

Words: 1276 - Pages: 6

Sistem Informasi

...persediaan, pabrikan turing, penjualan dan pemasaran, order-manajemen, dan pengadaan. Untuk memastikan implementasi kesuksesan ERP, Elalamein difokuskan pada usaha sebagai kebutuhan proses bisnis; proyek dokumen manajemen- pemikiran; pasca-kerja ukuran kinerja pelaksanaan, CEO dan Konsultan IT keterlibatan dalam kemudi proyek komite, dan pelatihan kebutuhan dan perubahan manajemen. Setelah satu tahun implementasi, hanya dua modul: yang keuangan dan SDM modul. modul tersisa adalah karena untuk tinggal dalam satu tahun. Proyek ini telah mengalami beberapa kesulitan, terutama yang resistensi terhadap perubahan dari kepala departemen. Untuk mengurangi resiko perusahaan telah mengambil tiga langkah berikut. Pertama, mengidentifikasi kunci orang dari semua bidang fungsional yang akan bertindak sebagai agen perubahan dan mengambil tanggung jawab mengajak karyawan lain dari pentingnya system.Second, melatih pengguna untuk menggunakan sistem baru dan memahami bagaimana proses bisnis yang baru akan terpengaruh, dan ketiga mendorong pengguna akhir proyek peserta dengan melibatkan karyawan lebih dari sekedar senior manajemen dalam analisis, analisis, dan implementasi implementasi PPTA. Pergantian karyawan dapat menghabiskan banyak biaya dalam jangka waktu produksi, dan pelatihan ulang terutama ketika orang kunci yang terlibat, dan El- Alamein yang dihadapi banyak tantangan selama implementasi. Perusahaan kehilangan enam orang kunci dalam kurun waktu enam bulan. Hal ini telah......

Words: 706 - Pages: 3

Business and Organization Seminars

...mengelola bisnis, mengelola manajer, mengelola pekerja dan pekerjaan Unsur-unsur umum/aspek-aspek pokok proses MBO yang efektif: 1.             Komitmen pada program 2.             Penetapan tujuan manajemen puncak 3.             Tujuan-tujuan perseorangan 4.             Partisipasi 5.             Otonomi dalam implementasi rencana 6.             Peninjauan kembali prestasi Contoh Perusahaan yang menerapkan MBO : Perusahaan Garuda Indonesia. Visi: Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia. Misi: Sebagai perusahan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia yang mempromosikan Indonesia kepada dunia guna menunjang pembangunan ekonomi nasional dengan memberikan pelayanan yang profesional. Sasaran Keselamatan disusun bersama-sama dengan Kebijakan Keamanan Garuda Indonesia: * Untuk mengidentifikasi dan meminimalisir kondisi-kondisi membahayakan. * Melakukan analisa bahaya dan resiko untuk seluruh tujuan terhadap peralatan-peralatan yang baru diperoleh, fasilitas, operasional dan prosedur serta mengurangi resiko sampai batas yang dapat diterima. * Memberikan pendidikan dan pelatihan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Sistem Manajemen Keamanan (Safety Management System atau SMS) kepada seluruh personel. * Memberikan lingkungan kerja yang aman dan sehat kepada seluruh personel. * Meminimalisasi kecelakaan/kejadian yang disebabkan oleh faktor-faktor organisasi. ......

Words: 1212 - Pages: 5

Seminar Audit

...seluruh anggota IAPI. Termasuk di dalam SA adalah Interpretasi Pernyataan Standar Auditng (IPSA), yang merupakan interpretasi resmi yang dikeluarkan oleh IAPI terhadap ketentuan-ketentuan yang diterbitkan oleh IAPI dalam PSA. Dengan demikian, IPSA memberikan jawaban atas pernyataan atau keraguan dalam penafsiran ketentuan-ketentuan yang dimuat dalam PSA sehingga merupakan perlausan lebih lanjut berbagai ketentuan dalam PSA. Tafsiran resmi ini bersifat mengikat bagi seluruh anggota IAPI, sehingga pelaksanaannya bersifat wajib. 2. Standar auditing yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia adalah sebagai berikut : Standar Umum * Audit harus dilaksanakan oleh seorang atau lebih yang memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang cukup sebagai auditor. * Dalam semua hal yang berhubungan dengan perikatan, independensi dalam sikap mental harus dipertahankan oleh auditor. * Dalam pelaksanaan audit dan penyusunan laporannya, auditor wajib menggunakan kemahiran profesionalnya dengan cermat dan seksama. Standar Pekerjaan Lapangan * Pekerjaan harus direncanakan sebaik-baiknya dan jika digunakan asisten harus disupervisi dengan semestinya. * Pemahaman memadai atas pengendalian intern harus diperoleh untuk merencanakan audit dan menentukan sifat, saat, dan lingkup pengujian yang akan dilakukan. * Bukti audit kompeten yang cukup harus diperoleh melalui inspeksi, pengamatan, permintaan keterangan, dan konfirmasi sebagai dasar memadai......

Words: 684 - Pages: 3

Implementasi Lean Six Sigma Di Bank Mandiri

...IMPLEMENTASI LEAN SIX SIGMA DI BANK MANDIRI Division May 31, 2011 Tentang Bank Mandiri 2 Presentation title in footer © PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Division May 31, 2011 Visi & Misi VISI To be most Indonesia’s admired & progressive financial institution MISI • • • • • Berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar. Mengembangkan sumber daya manusia profesional. Memberi keuntungan yang maksimal bagi stakeholder. Melaksanakan Manajemen terbuka. Peduli terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan. Sumber: www.bankmandiri.co.id 3 Presentation title in footer © PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Division May 31, 2011 Posisi Bank Mandiri Sumber: Bank Mandiri, Buku Tahunan 2009 500 400 300 200 100 0 05 06 07 08 Assets (Rp tn) 09 10 8,000 6,000 1,500 1,000 500 0 05 06 07 08 09 ATM, LS Cabang, RS 10 4,000 2,000 0 300.0 200.0 100.0 0.0 05 06 07 Dana 4 15.0 10.0 5.0 0.0 08 Kredit 09 10 05 06 07 08 09 10 Rekening DPK (juta) Presentation title in footer © PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Division May 31, 2011 Perkembangan Bisnis Semakin pesat, memerlukan CAT dan efisien 30% 20% Pertumbuhan bisnis (Cabang, Rekening DPK) lebih cepat dibandingkan dengan infratrukturnya (pegawai). Infrastruktur harus dapat mengimbangi perkembangan bisnis. Infrastruktur harus Cepat, Akurat, Tepat, dan Efisien. LEAN SIX SIGMA merupakan inisiatif yang dapat menjawab tantangan ini. 05 Pegawai 06 07 08 ATM 09 10......

Words: 744 - Pages: 3

Business

... | : [pic]manuelsaragih@gmail.com[pic]This e-mail | | |address is being protected from spam bots, you | | |need JavaScript enabled to view it [pic] |    BIDANG KEAHLIAN [pic] Manajer Pemasaran      PENGALAMAN KERJA [pic]     2010-Saat ini    PT. BOGA INTI SARI    Bogor, Jawa Barat District Sales Manager • Meningkatkan penjualan wilayah Jabotabek dari Rp 250 milyar per tahun menjadi Rp 350 milyar per tahun. • Mengkoordinir 250 agen distributor di wilayah Jabotabek. • Implementasi kursus dan pelatihan mengenai teknik dan strategi menjual yang efektif bagi karyawan baru, yang terbukti dapat meningkatkan penjualan secara lebih cepat. PENDIDIKAN [pic] 2008–saat ini    IPB Fakultas Kehutanan, jurusan Teknologi Hasil Hutan, dengan IPK 3.31.      KURSUS DAN PELATIHAN [pic] 2010        EXECUTIVE TRAINING CENTER    Jakarta Effective Seling Strategy HOBY [pic] Travelling, olah raga, membaca, internet. Bogor, 1 Oktober 2011 Kepada Yth. Bapak Pimpinan PT Capori Sweat Indonesia Dengan Hormat Dengan sangat menyesal, saya mengirimkan surat pengunduran diri ini. Mohon kiranya surat ini diterima sebagai surat resmi pengunduran diri saya dari posisi Manajer, tertanggal 1 Oktober 2011. Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan sebagai bagian dari PT Capori Sweat Indonesia untuk lebih dari satu tahun...

Words: 256 - Pages: 2

Case Study Crm - Mashkin

...dari peserta, kita dapat mengelompokkan mereka dan menargetkan kelompok. Kita harus mengidentifikasi / membedakan pelanggan untuk memastikan bahwa kami menyediakan layanan untuk mencapai kebutuhan mereka. Juga, kita perlu memastikan kita responsif. Selanjutnya, kita harus memiliki infrastruktur TI yang berkualitas dan memberikan pelatihan yang tepat untuk memastikan proyek CRM berhasil. 2. Ketika menerapkan CRM di Mashkin, file ditransfer tanpa kronologi. Hal ini membuat pengguna lebih tidak efisien dari sebelumnya. Mashkin tidak memberikan struktur untuk memastikan karyawan menyelesaikan pelatihan mereka, dan pelatihan itu hanya beberapa menit saja. Selain itu, penasihat keuangan dan penjualan orang masih lebih suka menggunakan teknologi lama mereka. Departemen TI hanya diminta untuk mendukung kebutuhan bisnis Mashkin saja dan tidak mendukung kebutuhan bisnis pelanggan. Saya yakin ini adalah penyebab besar untuk kegagalan. Memiliki sistem IT yang solid sebagai bagian dari strategi CRM akan membantu meningkatkan efisiensi. Struktur juga harus telah diperbarui untuk mendukung implementasi CRM. Jika Mashkin membeli peralatan baru dan menawarkan pelatihan lebih untuk angkatan departemen TI dan penjualan, saya percaya itu akan membantu. 3. Praktek CRM di pasar negara berkembang telah terbukti bermanfaat. 10-60% target pelanggan dirancang dengan baik oleh perusahaan berbasis CRM di pasar negara berkembang mendaftar untuk tawaran yang mereka terima. Peningkatan jumlah pelanggan......

Words: 476 - Pages: 2

Case #1-2 Wal-Mart Stores, Inc.

...strategi perusahaan. Strategi tersebut sangat diperlukan mengingat dengan ketatnya persaingan sehingga sangat sulit mendapatkan margin bahkan kadang untuk survive. Penyusunan Strategi dan Implementasi Management controls membantu para manajer untuk menggerakkan suatu organisasi ke arah tujuan dari suatu strategi. Untuk itu, management controls fokus terutama pada eksekusi strategi. Implementation Mechanism Implementation Mechanism Management Control Management Control Strategy Strategy Performance Performance Human resource management Human resource management Organization Structure Organization Structure Culture Culture Gambar 2.1. Alur Mekanisme Implementasi Berdasarkan alur di atas, terlihat bahwa management controls merupakan salah dari beberapa tools yang digunakan para manajer untuk mengimplentasikan strategi yang diinginkan. Selain dari pada management controls, strategi juga dapat diimplementasikan melalui struktur organisasi (organization’s structure) , manajemen sumber daya manusia (human resource management), dan budaya (culture). Struktur organisasi menjelaskan peran, hubungan pelaporan, dan tanggung jawab divisi yang membentuk proses pengambilan keputusan dalam organisasi. Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses pemilihan, pelatihan, evaluasi, promosi sampai dengan pemutusan hubungan kerja dengan karyawan dengan harapan mengembangkan skill dan knowledge yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi perusahaan. Dan......

Words: 2548 - Pages: 11

Studi Kasus Virtual Team

...dalam pengerjaan suatu produk di organisasi atau perusahaan berskala besar menggunakan strategi virtual teams adalah lebih besar daripada menggunakan traditional teams. 2. Problems yang muncul ketika menggunakan strategi virtual teams tidak akan menjadi sebuah hambatan yang berarti selama selalu muncul solusi yang ditawarkan seperti yang dipaparkan dalam analisa kasus sebelumnya. 3. Spesifikasi training diperlukan dalam pengembangan team yang terfokus pada team leadership, goal setting, conduct of meeting, team decision making, conflict resolution, effective communication dan diversity awareness. 2.3. Implementasi dibidang Human Resources. Berkaitan dengan bidang human resources, maka disini akan dibuat skenario implementasi virtual teams sederhana yang bisa dilakukan Human Resources Departement dalam suatu organisasi bisnis. Adapun implementasi tersebut sebagai berikut. 1. Pengrekrutan dan penyeleksian. Dalam virtual environment, manajer tidak membatasi dalam geografi tertentu dalam mempekerjakan pekerja baru. Namun yang dilihat adalah ketrampilan yang diperlukan dalam bekerja dimana agak berbeda dengan yang lebih menggunakan traditional environment dalam bekerja. Ketrampilan-ketrampilan yang diperlukan dibawah ini mungkin bisa membantu para profesionalitas di bidang human resources dalam perekrutan, penilaian dan pemilihan virtual teams yang efektif. * Kecakapan dalam menggunakan teknologi yang ada. * Kemampuan untuk membentuk hubungan......

Words: 2101 - Pages: 9

Platinum

...tindakan terdiri dari 4 bentuk dasar, yaitu : 1. Pembatasan perilaku adalah bentuk negatif dari pengendalian tindakan. Organisasi melakukan pembatasan bagi karyawan untuk melakukan hal yang tidak seharusnya. Pembatasan ini dapat berupa administratif maupun fisik. Contoh pembatasan fisik : penggunaan kunci, password dan pembatasan akses. Pembatasan administratif contohnya pembatasan kewenangan pengambilan keputusan tertentu dan pembagian tugas(segregation of duties). 2. Review pratindakan ini dilakukan saat proses perencanaan dan penganggaran, dengan review atas rencana tindakan kemudian menyetujui/tidak rencana tersebut, memodifikasi rencana atau meminta mengubah rencana, sebelum melakukan persetujuan. 3. Akuntabilitas tindakan implementasi akuntabilitas tindakan memerlukan: 1. Medefinisikan tindakan yang dapat diterima/tidak 2. Mengkomunikasikan kepada karyawan 3. Mengamati dan melacak apa yang terjadi 4. Memberi penghargaan atas tindakan yang baik dan memberi hukuman atas tindakan yang salah. Akuntabilitas tindakan biasanya diimplementasikan dengan negative reinforcement, yaitu tindakan lebih sering dihubungkan dengan hukuman daripada reward. 4. Redundansi dilakukan dengan menugaskan lebih banyak karyawan/mesin untuk mengerjakan tugas melebihi yang dibutuhkan, atau paling tidak menyediakan karyawan cadangan dengan tujuan meningkatkan kemungkinan tugas dikerjakan secara memuaskan. Pengendalian tindakan dan masalah pengendalian Pengendalian......

Words: 994 - Pages: 4