Desain Kelas

In: Other Topics

Submitted By amandasantoso
Words 282
Pages 2
Desain kelas green building
Setiap kelas di ITS setiap harinya menggunakan pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) sebagai kebutuhan kenyamanan. Namun hal itu menjadi salah satu faktor pemborosan yang dilakukan di ITS. Pun dengan penggunaan lamu di pagi dan siang hari yang jelas termasuk perilaku pemborosan. Seharusnya ITS bisa menggunakan desain kelas yang mendukung kegiatan perkuliahan dengan sifat ramah lingkungan. Desain kelas seharusnya mampu mengatur sirkulasi udara sehingga ruangan tidak terasa panas. Keadaan Surabaya yang berada di daerah dekat pantai membuat suasana pun menjadi panas. Oleh karena itu, desain kelas bisa ditambahkan dengan tatanan tumbuhan hijau di dinding-dinding untuk menambahkan kesan segar. Selain itu, sistem pencahayaan pun juga harus mendukung perkuliahan tanpa harus menggunakan banyak lampu. Pengaturan jendela atau tempat masuknya cahaya juga perlu dipertimbangkan.

gambar 2 gambaran konsep green building (sumber: naskah-drama.blogspot.com)

Berikut ini gambar dari beberapa contoh tempat yang menggunakan green building

gambar [ 3 ] Nanyang Technological University, Singapura (sumber: buildingwithawareness.com) gambar [ 1 ] green building di Hasagawa, Tokyo, Jepang (sumber: skycrapercity.com)

gambar [ 4 ] salah stau contoh green building (sumber: english.cn.cr.com)

Berikut ini perhitungan listrik yang dapat dihemat jika kelas di ITS tidak menggunakan AC
TDL = Tarif Dasar listrik
PLN 3500-6600 : Rp1500,-/kwh
Jika dalam satu kelas menggunakan AC dengan ukuran 1 pk sejumlah dua buah AC dan digunakan selama 12 jam. Dimisalkan jumlah kelas yang menggunakan AC di ITS sebanyak 150 kelas maka
= 0.8 kilowatt x 2 x 150 x 12 jam/hari x 30 hari/bulan x Rp 1500,-/kwh
= Rp,129.600.000-/bulan x 12 = Rp 1.555.200.000,-/ tahun
ITS bisa menghemat sebesar Rp 1.555.200.000,-/ tahun jika ruang kuliah tidak menggunakan AC…...

Similar Documents

Prescriptive

...resiko yang sungguh-sungguh demi keberhasilannya. c.The Concurrent Development Model Suatu ketika model ini disebut juga “concurrent engineering”, dapat direpresentasikan secara skematis sebagai suatu urutan dari kerangka aktivitas kerja. Sebagai contoh, aktivitas memodelkan dengan model spiral diselesaikan dengan melibatkan: prototyping dan analisis permodelan dan spesfikasi serta desain. Gambar di bawah menyediakan skema representasi dari satu tugas software engineering dalam aktivitas permodelan yang konkuren. Semua aktivitas ada secara konkuren, tapi terletak pada jenjang yang berbeda. Sebagai contoh: - aktivitas communication telah selesai dengan interasi pertamanya dan diam pada tingkat awaiting change - di lain sisi, aktivitas modeling yang sebelumnya ada pada tingkat none, sekarang bertransisi ke tingkat under development “Concurrent Process Model” menjelaskan urutan dari even yang akan memicu transisi dari suatu jenjang ke jenjang lainnya untuk setiap aktivitas, aksi, atau pekerjaan dari rekayasa perangkat lunak (software engineering). Sebagai contoh, pada tingkat awal dari desain, sebuah kekonsistenan pada model analisis terungkap. Ini akan membangkitkan suatu peristiwa analysis model correction yang akan memicu analysis action dari tingkat done ke tingkat awaiting change. Model ini dapat diterapkan untuk semua tipe pengembangan software dan menyediakan gambaran yang akurat dari suatu keadaan terkini dari proyek. • MODEL PROSES TERSPESIALISASI Model......

Words: 5325 - Pages: 22

Vision Mission Objectives Analysis

...Disneyland Dedication To all who come to this happy place, welcome. Many years ago, Walt Disney introduced the world to enchanted realms of fantasy and adventure, yesterday and tomorrow, in a magical place called Disneyland. Today that spirit of imagination and discovery comes to life in Hong Kong. Hong Kong Disneyland is dedicated to the young and the young at heart - with the hope that it will be a source of joy and inspiration, and an enduring symbol of the cooperation, friendship and understanding between the people of Hong Kong and the United States of America. —Michael D. Eisner and Donald Tsang, 12 September 2005 Hong Kong adalah lokasi Disney Resort kelima di dunia. Hong Kong Disneyland bertujuan untuk mewujudkan keajaiban hiburan kelas dunia untuk semua kalangan usia. Vision Statement Hong Kong Disneyland Resort is Asia’s premier resort destination creating magical memories for our guests, cast and community. Mission Statement Hong Kong Disneyland Resort inspires happiness and delivers a world-class experience through creativity, great leadership and a passionate cast. Komponen-komponen misi: 1. Customers Hong Kong Disneyland terbuka untuk semua kalangan usia. Mulai dari anak kecil hingga usia dewasa 2. Products / Services Pada dasarnya Hong Kong Disneyland memberikan layanan berupa atraksi dan hiburan, tetapi di samping itu juga turut serta menjual berbagai macam produk, seperti makanan dan minuman serta souvenir bertemakan tokoh-tokoh......

Words: 986 - Pages: 4

Pertemuan Rutin Di Luar Kelas Sebagai Penawar Kegalauan Siswa Baru Program Bipa

...Pertemuan Rutin di Luar Kelas Sebagai Penawar Kegalauan Siswa Baru Program BIPA Vidi Sukmayadi Balai Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia Vidi_owen@yahoo.com Saripati Bagi siswa BIPA yang datang dan belajar di Indonesia untuk pertama kalinya, gegar budaya, rasa frustasi dan kegalauan hati adalah hal yang wajar sebagai suatu proses transisi. Para siswa harus menghadapi tak hanya tantangan akademis, namun juga tantangan untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang benar-benar baru. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengadakan pertemuan khusus secara rutin yang mampu mengakomodasi rasa galau siswa yang diakibatkan oleh berbagai hal bersifat non-akademis selama berada di Indonesia. Selain itu pertemuan tersebut juga harus menyoroti perkembangan dan proses belajar mengajar yang tengah berlangsung. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis melakukan studi kasus pada siswa-siswa BIPA yang baru pertama kali datang ke Indonesia dan belum memiliki keterampilan berbahasa Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui opini para siswa BIPA mengenai dampak pertemuan rutin tersebut terhadap kemajuan belajar mereka. Tujuan berikutnya adalah untuk melihat kemajuan akademis siswa BIPA pascapertemuan tersebut yang didasari dari opini siswa dan nilai akademis pada tengah dan akhir semester. Hasil studi ini menunjukkan bahwa para siswa merasa bahwa pertemuan rutin tersebut bermanfaat bagi proses belajar, pengalaman bahasa, dan adaptasi budaya mereka. Kata kunci: siswa......

Words: 3023 - Pages: 13

The Difference of Learning Outcome Between the Using of Monopoly Games Learning Media and Textbook of Accounting Subject

...PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI DAN BUKU PELAJARAN PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI PRODUKTIF SISWA KELAS X JURUSAN AKUNTANSI SMK NEGERI 8 JAKARTA Atika Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi dan Administrasi Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Jakarta 2013 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media pembelajaran permainan monopoli dan siswa yang menggunakan media pembelajaran buku pelajaran di Jurusan Akuntansi SMK Negeri 8 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas X Jurusan Akuntansi SMK Negeri 8 Jakarta. Teknik pengambilan sampel adalah teknik acak (random sampling) dengan sampel berjumlah 51 siswa. Uji persyaratan analisis dilakukan sebelum pengujian hipotesis, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Liliefors. Pada sampel siswa yang menggunakan media pembelajaran permainan monopoli (kelas X AK 2) diperoleh Lhitung (0,1096) < Ltabel (0,1772), serta pada sampel siswa yang menggunakan media buku pelajaran (kelas X AK 3) diperoleh Lhitung (0,1669) < Ltabel (0,1738). Hal itu berarti kedua sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Uji Homogenitas varians dilakukan dengan menggunakan Uji-F. Karena Fhitung (1,79) < Ftabel (1,97) maka Ho diterima dan Ha ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa varians kedua...

Words: 4977 - Pages: 20

Silabus

...pendahuluan; kedua, membahas perilaku individual; ketiga, perilaku kelompok; keempat, membahas struktur dan desain organisasi; serta kelima, membahas mengenai proses organisasi. TUJUAN MATAKULIAH Setelah mengikuti matakuliah ini diharapkan: 1. Mahasiswa memahami aspek konseptual dan teoretis tentang perilaku organisasional. 2. Mahasiswa mampu berpikir kritis (analitis dan integratif) dalam mengevaluasi dan memanfaatkan konsep dan teori tentang perilaku organisasional pada berbagai situasi pengambilan keputusan yang menyangkut sumberdaya manusia organisasi. 3. Mahasiswa mampu menerapkan berbagai konsep dan teori tentang perilaku organisasional untuk memecahkan kasus dalam kehidupan organisasional. REFERENSI 1. Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnely, J. H., & Konopaske, R. 2012. Organization: Behavior, Structure, Process, 14th ed. McGraw Hill International: Singapore. 2. Kumpulan kasus dan artikel tentang perilaku organisasional. SISTEM PENILAIAN Nilai akhir mahasiswa meliputi: 1. Ujian Tengah Semester : 25% 2. Ujuan Akhir Semester : 25% 3. Partisipasi dan Diskusi : 30% 4. Makalah Individual /tugas : 20% MEKANISME PERKULIAHAN 1. Setiap mahasiswa wajib berpartisipasi pada semua aktivitas. 2. Setiap kelompok wajib membuat ringkasan materi yang didiskusikan. 3. Frekuensi kehadiran kurang dari 75% tidak diperkenankan ikut ujian. 4. Keterlambatan masuk kelas lebih dari 30 menit dianggap tidak masuk. 5. Tidak ada ujian susulan. Tidak ikut......

Words: 470 - Pages: 2

Avanza Case Study

...di dominasi oleh perusahaan Jepang, produsen seperti Toyota , Mitsubishi , Suzuki , Daihatsu dan Honda . Pada tahun 2002 , Toyota memperoleh sebagian besar saham sebesar 26,5 persen dari total pasar diikuti oleh Mitsubishi ( 23,7 % ) , Suzuki ( 20 % ) , Isuzu ( 8,3 % ) , Daihatsu ( 6,4 % ) , dan Honda ( 4 % ). Komposisi pasar secara keseluruhan telah berkembang secara dinamis dalam beberapa tahun terakhir , khususnya di kelas 4x2. Selama 2000-2002 , kendaraan 4x2 memimpin pangsa pasar . Meskipun pangsa pasar telah menjatuhkan pada tahun 2001 , tren ini diperkirakan akan meningkat di akhirat beberapa tahun. Permintaan untuk segmen 4x2 rendah, Namun , diperkirakan akan tumbuh secara signifikan pada tahun 2004 dan terus tumbuh pada tahun 2005 . ini tumbuh rasa untuk kinerja menawarkan kelas 4x2 dan kenyamanan sebanding dengan sedan tapi dengan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam ruang dan lebih cocok untuk sebagian besar kondisi jalan di Indonesia Toyota awalnya tidak memproduksi produk apapun di segmen 4x2 rendah , tapi bukan itu diproduksi Model Kijang di kelas 4x2 menengah . Kijang telah sangat populer dan telah merebut pangsa pasar yang besar di Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan . itu pertumbuhan permintaan untuk segmen 4x2 rendah menyebabkan Toyota untuk meluncurkan produk pertama dalam hal ini segmen . Mengingat kualitas tinggi dari produk , Toyota cepat memperoleh pangsa pasar yang besar . Namun , pasar baru dan persaingan sengit di pasar 4x2 rendah dengan......

Words: 845 - Pages: 4

Case Analysis - Tesla

... TUGAS KELOMPOK MANAJEMEN STRATEGI CASE ANALYSIS: TESLA MOTORS: CHARGING INTO THE FUTURE? [pic] KELAS G-141, GROUP 5 DARIL BENAYA YOYADA B. - 1406513426 DEA AYESHA WIDYASWARI - 1406513451 DIAH PURNAMA SARI - 1406588830 DIAN MARSISKA - 1406588843 HENDRAWAN - 1406513754 PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS INDONESIA 2015 TESLA MOTORS: CHARGING INTO THE FUTURE? A. CASE SYNOPSIS Tesla Motors merupakan perusahaan yang ditemukan pada tahun 2003 di Silicon Valley, berfokus pada industri desain, manufaktur, dan penjualan mobil elektrik tanpa emisi serta bagian rangkaian penggerak listriknya, semacam baterai lithium-ion, yang nantinya dibeli dan digunakan oleh pembuat mobil lainnya. Sejak didirikan, Tesla Motors telah melakukan terobosan-terobosan signifikan dalam pasar kendaraan elektrik / electric vehicle (EV) melalui teknologi rangkaian penggerak listrik. Tesla tidak menjadi satu-satunya manufaktur EV; Chevy dan Toyota merupakan pesaing terberat Tesla dalam pasar EV. Sampai saat ini, kendaraan yang diproduksi Tesla memiliki rentang jarak kendara yang lebih luas dan kinerja yang lebih baik, tetapi ancaman dari para pesaing ini tentunya tidak bisa diabaikan begitu saja. Tesla memiliki keterbatasan dalam kemampuannya memproduksi kendaraan disebabkan oleh ukuran dan aksesnya kepada sumberdaya yang membuatnya mengalami kerugian dibandingkan para pesaingnya. ...

Words: 2357 - Pages: 10

Kelas Pembinaan

...KP Sesi 1 – Visi, pelayanan, dan kepemimpinan PMK ga hanya bentuk kegiatan mahasiswa; kalo cuma kegiatan mahasiswa mah PO ga ada apa2nya, mending yang skala lebih gede Kis. 1:8 Krisis kepemimpinan itu karena kurangnya kepemimpinan yang ga memiliki visi dan ga berlandaskan Alkitab perlu pemimpin yang memiliki visi Visi Amsal 29:18 – melihat tapi ga memiliki visi bahaya | kalo PMK ga punya visi ga punya arah, malah jdnya cuma pengulangan2 kegiatan yang ga ada maknanya | kalo CP gapunya visi, mana bisa ngarahin jemaat Visi memberikan gairah – Kis. 26:19 – Paulus sedang disidang di depan Raja Agripa Kis 4:8-9, 17 Nehemia menangkap visi dari Tuhan Kis. 16:4-12 Setiap kita melakukan sesuatu, kiranya kita mengerjakan ini karena memang Allah menghendakinya, biar itu memang visi dari Allah buat kita Kita sedang menjalankan persekutuan yang sudah ada, tinggal diteruskan Visi adalah rencana Allah yang Allah taro di hati manusia | mengerti apa yang sedang Allah nyatakan Setelah visi itu dinyatakan, Allah juga yang mengerjakannya Visi dimulai dari hati Allah Visi diterima oleh mereka yang bergaul akrab dengan Allah Pelayanan ini ialah miliki Allah, kalo mau melakukannya, kita perlu bergaul karib dengan Allah supaya tau apa yang Allah rindukan, apa yang Allah kehendaki Visi itu bukan tradisi yang main turun-temurun aja, harus ada meaning atas segala sesuatunya Team work yang solid dan menghidupi visi, visi menular melalui kehidupan Visi diwujudnyatakan dalam tindakan – disebut misi,......

Words: 468 - Pages: 2

Love

...untuk menyelesaikan proyek dalam enam bulan untuk di bawah $ 200.000. a. Menyiapkan dan mencetak model biaya satu halaman untuk proyek, mirip dengan yang diberikan dalam Gambar 7-2. Gunakan berikut WBS, dan pastikan untuk mendokumentasikan asumsi Anda lakukan dalam mempersiapkan model biaya. Asumsikan tingkat tenaga kerja $ 100 / jam untuk manajer proyek dan $ 60 / jam untuk anggota tim proyek lainnya. Asumsikan bahwa tidak ada pekerjaan outsourcing, biaya tenaga kerja untuk pengguna yang tidak termasuk, dan tidak ada biaya perangkat keras tambahan. Perkiraan total harus $ 200.000. 1. Manajemen Proyek 2. Definisi Persyaratan 3. Desain situs Web 3.1 Pendaftaran untuk program rekreasi 3.2 Pendaftaran untuk kelas dan program 3.3 Sistem Pelacakan 3.4 Sistem Insentif 4. Pengembangan situs Web 4.1 Pendaftaran untuk program rekreasi 4.2 Pendaftaran untuk kelas dan program 4.3 Sistem Pelacakan 4.4 Sistem Insentif 5. Pengujian 6. Pelatihan, menggelar, dan dukungan b. Menggunakan model biaya yang Anda buat di atas, menyiapkan dasar biaya dengan mengalokasikan biaya oleh WBS untuk setiap bulan dari proyek. c. Menganggap Anda telah menyelesaikan tiga bulan proyek. BAC adalah $ 200.000 untuk proyek enam bulan ini. Juga asumsikan sebagai berikut: PV = $ 120.000 EV = $ 100.000 AC = $ 90.000 i. Berapa biaya varians, varians jadwal, indeks kinerja biaya (CPI), dan indeks kinerja jadwal (SPI) untuk proyek? ii. Bagaimana proyek lakukan? Apakah itu lebih cepat dari jadwal atau di belakang......

Words: 859 - Pages: 4

Doc, Pdf

...siswa dan merangsang keingintahuan serta memotivasi kemampuan mereka (Dahar, 1996:106). Tujuan pembelajaran dibagi menjadi tiga kategori yaitu: kognitif (kemampuan intelektual), afektif (per kembangan moral), dan psikomotorik (keterampilan). Hal ini diperkuat oleh pendapat Blomm yang membagi tiga kategori dalam tujuan pembelajaran yaitu: 1) Kognitif, 2) Afektif, 3) Psikomotorik (Nasution, 1998:25). Dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran mata kuliah dan melatih kemampuan kognitif (intelektual), afektif (perkembangan moral), dan psikomotor (keterampilan), maka akan dilakukan studi lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa ke institusi atau organisasi pemerintah atau swasta sebagai bagian tidak terpisah dengan proses pembelajaran di kelas. Tujuan dan Manfaat Studi Lapangan Kegiatan Studi Lapangan bertujuan sebagai berikut : 1. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori/konsep ilmu pengetahuan sesuai program studinya yang telah dipelajari di bangku kuliah pada suatu organisasi/perusahaan. 2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan program studinya. 3. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menganalisis, mengkaji teori/konsep dengan kenyataan kegiatan penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan di suatu organisasi /perusahaan. 4. Menguji kemampuan mahasiswa ESQ BUSINESS SCHOOL (sesuai program studi terkait) dalam pengetahuan, keterampilan dan kemampuan dalam......

Words: 1008 - Pages: 5

Risiko Audit

...laporan keuangan yang mengandung salah saji material. AR berkaitan dengan seberapa besar kemungkinan (probabilitas) pemeriksa menyimpulkan bahwa semua asersi yang disajikan dalam laporan keuangan yang disusun oleh manajemen (entitas) secara material adalah benar, padahal terdapat asersi yang keliru secara material. Rumus risiko pemeriksaan adalah AR=IR X CR X DR dimana IR merupakan Inherent Risk, CR merupakan Control Risk, dan DR merupakan Detection Risk. Risiko Bawaan atau Inherent Risk (IR) adalah kerentanan suatu saldo akun atau kelas transaksi terhadap salah saji material, dengan asumsi bahwa tidak terdapat pengendalian terkait. Setiap saldo akun atau kelas transaksi memiliki risiko bawaan yang berbeda-beda. Risiko Pengendalian adalah risiko bahwa suatu salah saji material yang terjadi dalam suatu asersi tidak dapat dicegah, dideteksi dan dikoreksi secara tepat waktu oleh pengendalian internal entitas. Risiko ini merupakan fungsi atas efektivitas desain, implementasi dan pemeliharaan pengendalian internal oleh pimpinan entitas untuk mengidentifikasi risiko yang menghambat pencapaian tujuan entitas yang relevan dengan penyusunan laporan keuangan. Risiko pengendalian hanya dapat dikurangi, tidak dapat dihilangkan karena adanya keterbatasan bawaan dalam setiap pengendalian internal. Untuk menilai risiko pengendalian dengan tepat, pemeriksa harus memahami pengendalian internal entitas dan melakukan pengujian pengendalian untuk menilai efektivitas pengendalian. Pemeriksa......

Words: 869 - Pages: 4

Nanana

...& pertumbuhan populasi 1.3% per tahun (US 0,89%) * GDP (purchasing power parity) di peringkat 4 dunia tahun 2011 sekitar $ 4.5 triliun & pendapatan perkapita tahun 2011 adalah $3.700 (US $48.000), tumbuh 7.2% pertahun. (peringkat 26 dunia) dan akan terus tumbuh hingga tahun 2025 * Pada 2010 – 2012 terjadi defisit negara karena subisidi negara pada beberapa energi dan kasus skandal korupsi akan tetapi diperkirakan pertumbuhan ekonomi 3 – 5 tahun mendatang mencapai 7%. * Ketidakstabilan harga sumber energi karena situasi politik Timur Tengah tidak stabil dan tahun 2011-2012 suku bunga rupee turun terhadap dolar mencapai 12% * Tingkat pendidikan yang tinggi para pekerja India menempatkan India menjadi penyedia utama desain engineering dan pelayanan teknologi informasi * Diperkirakan pada 2050 terdapat 700 juta penduduk urban dan negara akan menghabiskan dana 5.2 milyar rupee untuk pembangunan jalan & pasar mobil harga murah tumbuh sekitar 30 juta orang per tahun * Pertumbuhan industri mobil pribadi akan berkembang hingga 10 tahun ke depan lebih cepat dari 5 negara utama (Amerika, Cina, Jepang, Jerman, dan Brazil) dan menjadi pasar nomor 3 di dunia pada 2021 * Pertumbuhan industri mobil ditentukan oleh pertumbuhan investasi di India dan peluang pasar internasional * Industri Otomotif di India * Industri kendaraan didominasi oleh Maruti (bagian dari Suzuki), Hyundayi, dan Tata * 2012 industri otomatif berkembang pesat karena......

Words: 2125 - Pages: 9

Abstract of Behaviorism and Contructivism

...apa memahami anak-anak pada tahapan yang berbeda (Rummel, 2008). Rincian dari kedua teori menerangi perbedaan dan hubungan antara teori-teori perilaku dan konstruktivis dalam hubungan dengan bagaimana anak-anak belajar dan bagaimana perilaku mereka dipengaruhi. Bagaimana kurikulum dan pengajaran bekerja dengan teori-teori ini untuk mempromosikan pembelajaran dan bagaimana pendidik Pemandangan belajar terhadap kedua teori juga dikaji. Introduction Banyak mahasiswa yang terdaftar di lembaga pendidikan tinggi di Amerika Serikat telah memiliki pengalaman dengan kedua tatap muka dan kelas online. Peneliti pendidikan telah mulai meneliti karakteristik teknologi kelas online yang berkontribusi untuk membuat kelas online setara dengan tatap muka kelas dalam hubungan dengan efektivitas pedagogis mereka. Pertumbuhan pembelajaran online telah mengubah lingkungan belajar tradisional batu bata dan mortir ruang kelas untuk belajar di dunia maya. Perubahan lingkungan ini telah menyebabkan pendidik untuk melihat lebih dekat pada cara siswa terbaik pengalaman belajar di abad ke-21. Behaviorisme dan konstruktivisme yang teori-teori yang berasal dari dua sekolah filsafat pemikiran yang telah mempengaruhi pandangan pendidik 'belajar belajar. Skinner dan Watson, dua pendukung utama behaviorisme, belajar bagaimana belajar dipengaruhi oleh perubahan lingkungan dan berusaha untuk membuktikan perilaku yang dapat diprediksi dan dikendalikan (Skinner, 1974). Piaget dan Vygotsky, yang pendukung kuat......

Words: 4393 - Pages: 18

Apaaja

...pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Alphard mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta kemewahan bagi penggunanya. TARGET PASAR Alphard ditujukan untuk kelompok masyarakat yang berpenghasilan tinggi dan mengutamakan prestige dalam hidupnya, serta mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan kemewahan dalam berkendara. TARGET PENJUALAN Alphard menargetkan penjualan sebesar 30 unit per tahun, tapi sejauh ini pemesannannya sudah melampaui target yaitu sebesar 40 unit. POSITIONING Bagaimana perusahaan itu memperkuat posisinya sekarang dalam persaingan, supaya customer tertarik dengan produk yang dihasilkan. Keunggulan Alphard : * Desain kuat dan imptressive * Interior yang ramah dan ergonomis terhadap penumpang * Ruangan interior yang memang disuguhkan untuk kelas atas * First class feel and comfort * Performa kedaraan yang maksimal * Komitmen akan safety dan ramah lingkungan (ECO driving system) * Layanan purna jual yang tidak dimiliki oleh kompetitor lainnya *Di pasar luxury MPV, Toyota Alphard bersaing dengan VW Caravelle, Honda Elysion, serta Nissan Elgrand. Umumnya mobil-mobil itu didatangkan oleh importer umum dalam bentuk CBU (completely built-up). *ECO driving : mengurangi emisi gas buang, memperpanjang hidup mobil, menghemat energi. Pengujian telah menunjukkan bahwa ECO Drivingdapat meningkatkan efisiensi bahan bakar sebesar 10-30%....

Words: 488 - Pages: 2

Case Study

...mereka bisa memiliki waktu pribadi mereka keluar, bertemu teman-teman, bersantai, dan memiliki rasa pertemuan. model bisnis yang berkembang keluar ini adalah untuk menjual premium sendiri perusahaan kopi panggang, bersama dengan baru diseduh espresso gaya minuman kopi dan berbagai kue-kue, aksesoris kopi, Teh, dan produk lainnya, dalam pengaturan kedai kopi. Perusahaan dikhususkan, dan terus mencurahkan, perhatian besar pada desain tokonya, sehingga tercipta suasana yang santai dan informal, dan nyaman. Yang mendasari pendekatan ini adalah keyakinan bahwa starbucks menjual jauh lebih banyak daripada kopi itu menjual pengalaman. Harga premium yang dikenakan biaya untuk kopi starbucks yang mencerminkan fakta ini. Sejak awal, Schultz juga berfokus pada penyediaan layanan pelanggan yang unggul di toko-toko. Penalaran bahwa karyawan termotivasi memberikan layanan pelanggan terbaik, eksekutif starbucks mengembangkan perekrutan karyawan dan program pelatihan yang terbaik di industri restoran. Hari ini, semua karyawan starbucks diminta untuk menghadiri kelas-kelas pelatihan yang mengajarkan mereka bukan hanya bagaimana membuat secangkir kopi yang baik, tetapi juga layanan yang berorientasi nilai-nilai perusahaan. Di luar ini, starbucks disediakan kebijakan kompensasi progresif yang memberi bahkan karyawan paruh waktu opsi saham besar dan medis manfaat-pendekatan yang sangat inovatif dalam industri di mana sebagian besar karyawan paruh waktu, mendapatkan upah minimum, dan tidak......

Words: 710 - Pages: 3